BPJS Kesehatan Sediakan Aplikasi HFIS

Milenialhealth –┬áBadan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memiliki cara baru untuk mempermudah Fasilitas Kesehatan (Faskes) memproses kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Faskes dengan menyediakan aplikasi Health Facilities Information System (HFIS).

Sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No 99 Tahun 2015 tentang Pelayanan Kesehatan Pada Jaminan Kesehatan Nasional dijelaskan, untuk melakukan kerja sama dengan BPJS Kesehatan, Faskes harus memenuhi persyaratan administrasi yang sesuai dengan jenis fasilitas kesehatannya.

Selain itu, pihak BPJS akan mempertimbangkan aksesibilitas, kecukupan antara jumlah Faskes dengan jumlah peserta yang harus dilayani, kapasitas Faskes, dan jumlah penduduk di wilayah tersebut.

“Sebagai upaya untuk mempercepat dan mempermudah proses kerja sama antara BPJS Kesehatan dengan Faskes, telah disediakannya aplikasi Health Facilities Information System (HFIS),” ujar Staf Utilisasi Pelayanan Primer BPJS Kesehatan Lubuk Pakam, Syaiful Bahri.

Ia menyampaikan, calon Faskes diwajibkan menggunakan aplikasi berbasis website yang dapat dipergunakan melalui internet public oleh semua calon Faskes yang akan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Beberapa tahapan lainnya, sambungnya, harus dijalani sebagai proses pengajuan kerja sama Faskes BPJS Kesehatan. Di antaranya, Faskes mendaftarkan diri ke kantor cabang BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa berkas lengkap, menerima email aktivasi, username dan password untuk mengakses aplikasi HFIS dengan mengisi profil serta self-assessment.

“Selanjutnya, BPJS Kesehatan memverifikasi data yang sudah dimasukkan Faskes dan melakukan mapping untuk dilanjutkan ke tingkat kredensialing. Lalu, dilakukan visit kredensialing terhadap Faskes tersebut, kemudian memasukkan data hasil kredensialing ke aplikasi HFIS sehingga diperoleh skor kredensialing,” tambahnya, Minggu (24/12).

“Lalu BPJS Kesehatan melakukan penilaian terhadap hasil kredensialing untuk menentukan apakah Faskes mendapat persetujuan perjanjian kontrak dan kerja sama. Terakhir, Faskes bisa selalu memonitor workflow data melalui aplikasi HFIS,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *